BBRMP Sulawesi Barat Dorong Percepatan LTT melalui Penguatan Koordinasi Penyuluh Pertanian
Mamuju-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Padi. Bertempat di Aula Diseminasi BBRMP Sulawesi Barat. (21/01)
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala BBRMP Sulawesi Barat dan menjadi momentum penguatan koordinasi antara BBRMP dengan penyuluh pertanian di tingkat provinsi dan kabupaten.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian, Ketua Tim Kerja (Katimker) Tingkat Provinsi, Katimker Kabupaten Mamuju, serta seluruh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Mamuju beserta penyuluh pertanian dan tim pendamping.
Kegiatan dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil evaluasi capaian LTT per tanggal 20 Januari 2026, di mana realisasi tanam tingkat Provinsi Sulawesi Barat baru mencapai 26,96 persen, sementara Kabupaten Mamuju mencapai 29,80 persen dari target seluas 2.832 hektare. Capaian tersebut dinilai masih belum optimal sehingga diperlukan penguatan koordinasi dan peran aktif penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan di lapangan.
Dalam rapat ini dilakukan evaluasi bersama terhadap capaian LTT yang masih minim, dengan fokus pada identifikasi kendala di tingkat petani dan wilayah kerja penyuluh, termasuk kendala teknis budidaya, kondisi iklim, ketersediaan sarana produksi, serta intensitas pendampingan. Selain itu, rapat juga membahas langkah-langkah strategis percepatan tanam melalui optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam menggerakkan petani dan kelompok tani.
Melalui kegiatan ini, BBRMP Sulawesi Barat menjalankan peran strategis sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025, yakni sebagai unit pelaksana teknis yang melaksanakan penerapan modernisasi pertanian melalui penguatan inovasi, pendampingan teknis, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyuluhan. BBRMP Sulawesi Barat berperan aktif dalam memfasilitasi, mengoordinasikan, dan menyinergikan kerja penyuluh pertanian agar pelaksanaan program strategis, khususnya peningkatan LTT, berjalan lebih efektif.
Selain itu, BBRMP Sulawesi Barat juga mendorong sinkronisasi data, perencanaan tanam, serta pelaporan berbasis lapangan melalui koordinasi intensif dengan penyuluh pertanian dan BPP. Diharapkan melalui penguatan koordinasi ini, percepatan capaian LTT di Kabupaten Mamuju dapat segera terwujud dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pertanian di Provinsi Sulawesi Barat.(MN)